Secara Esential dari pandangan ekonomi, Industri robot memang bukanlah suatu pendorong utama pertumbuhan industri (manufacturing), meskipun robot menjadi suatu lambang dari suatu kemajuan tehnologi perindustrian saat ini.
Robot menjadikan suatu inspirasi terhadap munculnya istilah otomasi atau mati ( D Sharon. Robotie and automated manufacturing). Perkembangan dari robot-robot termasuk semua peralatan pabrik yang dikendalikan computer dan penanganan terhadap informasi adalah suatu gejala dari suatu perubahan besar yangterjadi di tengah tengah kehidupan kita.
Dengan semakin kompleksnya pengendalian komputer
Terhadap industri dan dengan memperhatikan konsekuensinya terhadap sebuah organisasi, sosial dan ekonomi, maka peran dari suatu human aspek ( aspek manusia ) juga akan terjadi perubahan. Pada masa revolusi industri I peran pekerja sangant berperan sebagai pelaksana utama dan sekaligus sebagai pengendali dari suatu manufacturing. Peran sebagai pelaksana ini pernah digugatsemasa revolusi industri pertama, dan peran sebagai pengendali inilah sasaran pada revolusi industri yang kedua. Dengan seuatu pengertian, human tidak hanya diharuskan untuk terbiasa di dalam proses pemabrikan, tetapi juga dituntut untuk mampu berkomunikasi dan berfikir dengan gaya dan bahasa yang secara total berbeda.
Ilmu robotik merupakan subyek yang multi disiplin yang meliputi element elektronik, perekayasaan mekanik, pneumatik, hidrolik, teori pengendalian, ilmu komputer, ilmu listrik, dan termasuk juga ilmu sosial dan ekonomi. Disamping kemampuan untuk memperogram lingkungan yang terotomasi, para pelajar ( konsentrasi robotic) diharapkan mampu memahami bagaimana industri modern melibatkan pengintegrasian semua komponen-komponen pendukung.
DIarsipkan di bawah: Elektronika, Mekatronika










Good.