Kuliah ? dapat apa ya pak……?

Suatu sore di sekolah ( SMKN I BANGIL) , setelah selesai berolah-raga futsal bersama rekan guru dan karyawan, datang dua alumni sekolah mantan murid kesayang. Satu orang menyandang status mahasiswa belum dan satunya lagi seorang pekerja. Setelah ngobrol kesana kemari, salah satu mantan murid bertanya.,’ Pak saya bosan bekerja, saya pingin kuliah, kalau kuliah nanti dapat apa pak?. Secara spontan langsung saya menunjuk teman satunya,’ menurut kamu,… apa yang kamu dapat semasa kuliah”..

Jawab “ Kalau secara ilmunya sama dengan yang di dapat selama di SMK, Cuma untuk urusan teori dan rumus banyak mbuletnya..” …. “tuh jawabannya….. bisa diresapikan?””

Dua orang manggut2. Secara tak sengaja, ada iklan di televisi salah satu merk rokok lewat , ‘ Dari pada gak dapat kerja mending gak dapat gelar ……..tanya kenapa Kami bertiga tertawa bareng…

Pulang dari sekolah kembali saya teringat sudah beberapa kali mantan murid bertanya seperti itu, entah dari angkatan yang berbeda jurusan yang berbeda bahkan beda sekolah..

Saya merenung apa yang saya dapat dari kuliah dulu…….. dan saya coba rangkum..

Seperti yang selalu ada pada teori pembelajaran bahwa pembelajaran itu meliputi tiga aspek yaitu PENGETAHUAN, SIKAP, dan KETERAMPILAN, materi itulah yang selalu dimasukkan ke otak ku yang paling dalam oleh para dosen di IKIP Sby. Dan belajar pada hakekatnta terjadinya suatu perubahan pada peserta didik ke arah yang positif…

OK itulaha yang paling saya ingat.

Pengetahuan..: Ibaratnya kalau di SMK jurusan elektronikadan listrik tahunya hukum ohm adalah V=IR, entah itu berasaldari pendekatan rumus dan molekul model apa kita hanya tahu itu resistor transistor dan kalau komponen semi konduktor utu kita buat dengan pendekatan pendekatan hukum ohm dan pembagian arus jadilah rangkaian elektronika, Kalau di kuliah kita diajarin lebih banyak lagi pengetahuan mulai dari analisa gelombang, rangkaian dan sebagainya sampai menggunakan rumus2 yang memusingkan. Pokoknya yang bikin pusing itulah pengetahuan dan kadang tidak berimbang antara teori dan praktikum di kampus.

Sikap… Dari situlah kita dilatih sikap kita apa kita menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab menyelesaikan sesuatu dengan kerja sendiri ..mandiri dan bekerja keras atau hanya sebagai mahasiswa yang hanya mengandalkan urusan contek mencontek dan hanya berbekal negosiator ulung untuk mendapat sesuatu. Artinya apakah kita bisa menjadikan ilmu itu bermanfaat untuk yang baik atau pendukung kejahatan… Missal bom berbasis Wifi ( heheh ngawur….)

Keterampilan. Ok yang ini sudah jelas bahwa yang berhubungan dengan gerak kerja motorik disebut keterampilan. Kalau di keterampilan di SMK mungkin lebih banyak praktikumnya dari pada dikuliah.

Dan bisa diampil kesimpulan dimana kuliah adalah tempat untuk memberitahu dari mana keterampilan yang kita dapat dengan gambaran yang jelas dan terukur dan, memberikan kesempatan pada kita untuk belajar dan melatih kita menjadi lebih mandiri, bekerja dengan analisa teori yang tersedia dengan tanggung jawab dan mandiri..

Dari itu semua akhirnya akan menjadi suatu pengalaman untuk menumbuhkan kata yangbernaman SKILL dan TRIK untuk menyelesaikan sesuatu yang menjadi modal kita untuk bekerja lebih trampil, mandiri dan bertangggung jawab

Semoga ini bisa menjawab pertanyaan para alumni SMK N I Bangil…

3 Tanggapan

  1. jadi, kalo saya bertanya “jika saya pengen kuliah sambil bekerja, apa yang saya dapat bapak?” haha

    • dapat semuanya lyl….
      yang pasti capek nya luar biasa… hehehehehe

      kapan ke malang…. kasih kabar ya kalo pulang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: