Kenapa jadi guru….pak ?

Suatu hari pk 8 malam…… ketika telpon berdering, dengan sedikit mengantuk saya menjawab telefon…Hallo…pak saya alumni SMKN I BANGIL..dan dimulailah obrolan antara kami dengan dengan ramah dan ceria.. kami saling bercerita…hampir 40 menit kami saling bertukar pendapat sebelum dihentikan oleh tangisan anak tercinta…

Ada satu pertanyaan dari mantan alumni smkn I bangik tersebut yang sedikit membuat saya bingung untuk menjawa…pertanyaannya begini ” Pak kenapa bapak memilih profesi sebagai guru”, pertanyaan itu wajar diucapkan alumni tadi karena dia memilih kuliah kependidikan…( tanya kenapa), dan pada saat itu saya hanya menjawab ” suatu saat kamu akan menemukan jawabannya jika kamu menjadi seorang guru” ( weeeesssssss)…

Setelah saya merenung kenapa saya memilih profesi ini (walaupun itu tidak perlu untuk direnungkan).Untuk lebih enaknya kita buat jadi perntanya..

Apa yang menyebabkan nyaman menjadi seorang guru ?

Kepuasan…… dan kepuasan itu terus menerus didapat pada saat melakoni peran menjadi guru, terutama didepan kelas, dan merasakan siswa bisa menguasai sesuatu. Dan puas jika bisa menjembatani siswa untuk memecahkan sesuatu. Karena kepuasan itulah maka saya menjadi nyaman untuk melakoni peran dan fungsi sebagai pengajar ( guru ). Walau kepala sekolahnya cerewet dan kolot ya… dianggap bukan halangan untuk menjadi nyaman. He he…

Apa suka dan duka menjadi guru

Duka..Gak direken babar blas… diguyu trus di tinggal turu..Asemmm… Itu pengalaman pertama mengajar.. gak direken babar blas…Boro-boro ngasih tugas didengarkan aja tidak.. tapi itu gakberlangsung lama.. pengalaman saya hanya butuh waktu satu minggu untuk mereka melek mendengarkan pelajaran yang bersifat ceramah di kelas.

Siswa gagal dalam berprestasi..kalau itu sih kecil perasaannya tapi yang paling kecewa jika siswa tidak punya semangat belajar sama sekali.. dikelas hanya syarat untuk mengikuti pelajaran saja tidak ada semangat untuk mencari sesuau yang baru..gak ada respon untuk bertanya …

Kemalingan camera.. ironisnya siswa nya sendiri yang mengambil…tapi alhamdilillah dengan kesadaran penuh kamera kesayangan dikembalikan .. Trims

Kepala sekolah yang cerewet dan kolot ( mudah2an berubah amin 1000000x)

Suka Seneng deh kalo lihat anak-anak ngerti & paham materi giat untuk praktikum.Seneng sekali kalo banyak ditanya, walau ngga selalu siap dengan jawaban yang memuaskan. Seneng kalo siswa antusias untuk praktikum hingga lupa waktu. Seneng dapat nilai dan prestasi yang bagus, seneng kaloketemu alumni dan bercerita tentang sukses story mereka, dan alhamdulillah tetep seneng walau sampai tulisan ini terbit ( 8 Sept 2008 ) belum terima honor…hehe… ( sabar mas hehe.).

Kenapa Kok menjadi guru

Semua punya alasan masing masing, alasan saya belum tentu sama dengan alasan teman guru yang lain… Yang utama adalah panggilan hati…

Bagaimana Menjadi Guru yang baik…

Selalu belajar dan belajar, mau mendengarkan pengalaman dan nasehat dari rekan guru dan siswa. Mau mendengarkan kritik dari sesama guru dan siswa.Dan berobesesi menjadi guru 2.0 ( menurut P Romi).

Tidak melawan kepala sekolah ( tanya kenapa………….)

Pengalaman yang paling mengesankan selama menjadi guru..

Kalau dengan siswa banyak banget gak bisa diinget satu satu …. Intinya sangat mengesankan walaupun kadang bagi siswa pengalaman tersebut biasa2 saja tetapi bagi guru seperti saya ini … luar biasa……..

Mungkin hanya itu jawaban versi saya kenapa kok memilih profesi sebagai guru…itu hanya alasan- alasan dari berbagai korelasi tindakan atau pengalaman yang telah saya lalui. Yang terpenting bagi saya kenapa menjadi guru adalah suatu harapan untuk terus belajar- belajar dan belajar serta mengembanngkan potensi diri, baik kepribadian maupun pengetahuan…dan kemajuan bangsa kita ini pada umunnya…

Semoga ini bisa menjawab pertanyaan seorang alumni yang bercita-cita menjadi seorang pendidik … dan semoga bangsa kita menjadi lebih maju dan beradap..

Tetap berjuang…

Satu Tanggapan

  1. betul pak aku setuju dengan semua tulisan anda!!!! saya sudah 6 tahun lebih jadi guru smk, seneng banget jadi guru, apalagi klo anak2 yang jadi murid sukses…. ada kepuasan terendiri.
    yang lebih senang jadi guru:
    “Awet muda karena terus belajr-belajr dan belajar… malu kan kalo ngajarkan ilmu yang dah “expired date”, jadi seorang guru juga harus “up to date”, betu ngk Bos…!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: