17 Juli 2014

Semangat dari seorang bapak ……

Bener bener tertegun dengan ucapan bapak ini. USia boleh tua tapi semanga untuk mengajar luar biasa.

semua peserta tertegun dengan gaya bicara yang lugas dan tegas…
” SIMULASI DIGITAL ADALAAAAAHHH……… ^&-0*()(&%&^%$%#&^%………. Blarrrrr suara meledak…

 

SAlut….. saluttt… walaupun sudah sepuh tapi bener2 melek IT dan membuat melek teman2…

dah… besok ketemu lagi pak…. kejutkan saya dengan suara bapak dan semangat bapak….

VEDC

101_0077.jpg

Trainer untuk mesin pengaduk cairan

Trainer untuk mesin pengaduk cairan

Trainer pencampur air

Trainer pencampur air

kamis 02 Feb 2012

Kembali terjaga dengan miimpi yang itu lagi, sebuah hal yang biasa terjadi hampir tiap malam. Sepiring nasi dengan tahu dan krupuk cukuplah untuk menghilangkan pusing akibat tidur cuma 2 jam dan berharap bisa tidur lagi dengan dengan perut yang kenyang, tapi malah mata tetap terjaga, dan jadilah komputer munngkin menjadi obat mujarab untuk membuat mata lelah dan tidur lagi.

Rutinitas tiap buka komp dilakukan lagi, liat akun, liat poto dia dan trus aku jadikan wpaper, liaat statusnya, dan liat akun teman2 dan murid, mencari materi bahan ajar yang baru dan menulis pesan untuk dia.

Melintas sebuah tulisan dari salah satu catatan anakku dari MIAW-MIAW dalam sebuah catatan tentangOrang BODOH vs Orang PINTAR yang menarik untuk dibaca dan dibaca lagi,..

ini aku ambil dari catatannya..

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.

5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar “meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.

9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

11. Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Liem Siu Liong (BCA group) adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

Ok kata bodoh kita ganti dengan ulet dan dan suka bekerja keras..karena gak mungkin Billl gate dan dellhenri ato pak thomas alfa E itu orang bodoh…tapimereka orang yang punya mimpi dan mau bekerja keras..

masih teringat satu bulan kebelakang, ketika bertemu dengan beberapa alumni dalam satu kesempatan yang tidak terduga… dan masih teringat betul apa yang dia kerjakan dan dia lakukan selama menjadi siswa, yang pasti tidak bodoh dan tapi ulet cerdas dan semangat, punya kekurangann tapi bisa mengatasinya dengan kecerdikannya, punya kelemahan tetapii bisa menutupinya dengan kecerdikannya. Tidak pintar tapi teman2 yang pintar bisa bergantung padanya. Pun ketika lulus, dia merintis menjadi seorang wira usahawan,dan saya menganggap dia lebih sukses dari saya karena saya berprinsip lebih baik menjadi seekor semut dari pada menjadi bagian dari gajah,

cerita diatas adalah sebagian kecil dari ceritapengalamana saya, ketika bertemu dengan teman2 alumni.

Yang pasti tidak ada kata tidak pandai ato terlambat berfikir yang sering dilontarkan beberapa teman, setiap individu selalu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Orang sukses karena merekan kerja keras ulet dan bisa memanfaatkan kelebihan yang dimiliki… sebalikanya orang akan berdiri diam jika dia belum bisa memaksimalkan apa yang dimilikinya.

buat anak kelas XII ato semuanya jangan merasa kecil hati ato pesimis dengan kemampuan kalian untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, belum tentu yang terpandai bisa meraih itu tapi bisa jadi kalian menjadi yang terbaik asal cerdik, cerdas, ulet dan bisa memanfaatkan kemampuan yang kalian miliki dengan tepat dan maksimal

nah sekarang pertanyaannya

1. Mending jadi orang pinter atau orang bodoh?

2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh?

3. Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh?

4. Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh

heheheh silahkan pilih yang mana ..silahkan diambil mana yang terbaik

dah malem dah lapar lagi.

jaga dirimu dan kesehatanmuu baik2 dan jangan ngebut..

2 Mei 2011

ing ngarso sung tulodo — di depan memberi teladan
ing madyo mangun karso — di tengah membangun karya
tut wuri handayani — di belakang memberi dorongan

Itulah tiga kalimat dari ajaran seorang ningrat Raden Mas Soewardi Soerjaningrat yang kemudian mengganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Pelopor Perguruan Taman Siswa ini kemudian diangkat menjadi Bapak Pendidikan Nasional dan hari lahirnya 2 Mei (1889) diabadikan menjadi Hari Pendidikan Nasional oleh pemerintah pada tahun 1959

Di hari senin kemarin Tanggal 2 Mei 2011 mempunyai arti penting dalam kancah pendidikan nasional Indonesia. pendidikan mempunyai arah tujuan yang jelas, yaitu memartabatkan manusia Indonesia di kancah internasional. Begitu juga baru saja bagi siswa-siswa SMA / MA, SMK, SMP/MTs dan di susul siswa SD/MI melaksanakan ujian nasional serta UASBN.
Namun begitu, dalam benak kita pendidikan di negeri ini belum beranjak melaju pesat menuju mutu yang memuaskan. Bila mau menengok ke belakang, ketika kemarin usai melaksanakan Ujian Nasional pada pelajaran matematika bagi siswa SMA/MA/SMK, raut wajah mereka banyak mengalami kekhawatiran akan hasil yang di capai dalam ujian tersebut. Harus seperti apakah yang bisa dilaksanakan oleh instuisi pendidikan kita? Apakah ini merupakan proses belajar yang salah ataukah kurang bergairahnya para siswa dalam mengikuti proses pendidikan setiap hari sehingga dikatakan gagal dalam pendidikan ?
Masih kita diingatkan dengan cara belajar bapak2 dan ibu2 kita pada dasa warsa tahun 70 atau 80 –an, para bapak dan ibu kita dalam sekolah mereka cerdas-cerdas, bayangkan dengan modal papan tulis dan kapur, yang sewaktu2 hilang dan dihapus karena harus menulis hal yang baru, tetapi daya Ingat mereka sangat kuat. Terlebih lagi sekolah pada era tersebut sangat kurang sehingga para orang tua kita tetap semangat mengayuh sepeda dan rela berjalan kaki menempuh perjalanan jauh, dan bisa dikatakan beliau tidak ingin terlambat masuk sekolah, gak ada sepeda motor, dan angkutan umum sangat minim. . Secara umum sarana prasarana masih sangat kekurangan. Kemudian di banding sekarang ini antara tahun 90 – 2000-an, rata-rata siswa mengeluh terhadap sulitnya pendidikan kita.
Apa yang sulit…? Informasi selalu ada dan Up to date melalui media informasi internet televisi dan sebagainya, sarana dan fasilitas memperlancar belajar juga sudah banyak tersedia melaui modul pembelajaran yang interaktif dan informasi2 tentang ke ilmuan atau buku2 elektronik, Fasilitas pendukung untuk memperlancar proses juga sudah lebih dari baik dan cukup..
Apa yang menjadi masalah dalam masalah ini ?
Tujuan pemerintah menaikkan rata-rata hasil UN bisa sangat difahami untuk menaikkan mutu pendidikan nasional. Namun banyak fihak yang menganggap bahwa hal tersebut sangat memberatkan siswa. Kembali lagi, sebuah proses belajar yang salah, gagal memotivasi siswa atau kemauan siswa yang tidak semangat dalam belajar ?
Bila dikaji lebih jauh, kondisi tahun 70-80 an merupakan masa-masa pergerakan menuju perbaikan kondisi Indonesia. Semangat para orang tua kita sangat tinggi untuk mencapai sukses dalam pendidikan. Lebih jauh lagi apabila menegok tahun sebelum tahun 70-an. Mereka sangat luar biasa dalam belajar. Berhitung tanpa alat bantu mereka mampu. Membaca buku berjam2 pun mampu, bahkan ketika ilmu sosial dan ilmu IPA pun sampe sekarang masih ingat, dan ini sangat berbalik dengan kondisi sekarang.
Perkembangan teknologi sangat berpengaruh bagi siswa-siswi di masa sekarang ini. Yang mengembangkan teknologi sekarang ini juga merupakan produk pendidikan tahun 60-80an. Berarti, bisa dikatakan bahwa siswa masa itu lebih brilian semangatnya dibanding masa sekarang ini.
Gak bisa difungkiri jaman telah berbeda jika mode belajar pada masa itu adalah menghafal dan menghitung, namun sekarang adalah belajar untuk memanfaatkan dan berkreasi.
Kembali lagi tentang hari Pendidikan Nasional, hal yang sangat terasa membedakan pada masa dulu dan sekarang adalah semangat dalam belajar.. semangat untuk berubah dan semangat untuk menjadi sesuatu yangberbeda yaitu kesukselan dalam pendidikan. Tidak hanya para peseta didiknya tapi semua elemen pendidikan harus lebih baik dan masing-masing mempunyai rasa tanggung jawab untuk menjawab tantangan bangsa ini ke depan dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju, bermartabat dan setara dengan bangsa lain dalam ilmu pengetahuan.
Selamat hari pendidikan nasional dan tetap semangat…..

Sabtu 11 Des 2010

Buat siswa ku dan anak didik ku yang sangat aku cintai..
Aku sadari bahwa tak banyak yang bisa aku lakukan untukmu
Tapi yakinlah, aku selalu berusaha mendukungmu
Mengajarkan teori teori dasar , skill dan kompetensi yang kalian ingin kuasai.
Dan juga menyediakan bahan ajar referensi untuk mendukung keterampilan dan pengetahuan yang kalian inginkan semua..termasuk menyediakan waktu lebih untuk berdiskusi jika menemui semua kendala baik, baik internal maupun eksternal.
Tak ada yang harus kau balas dari semua dukunganku untuk kalian semua…
Aku sadari bahwa ilmu yang aku kuasai dan aku fahami tidak sehebat orang2 yang berpengalaman dalam bidang ilmu dan skill yang kalian inginkan, namun aku terus berusaha memberikan yang terbaik buat kalian dengan banyak membaca referensi, melakukan eksperimen membuat bahan ajar dan modul yang efektif untuk menambah literatur kalian, dan terlebih lagii belajar untuk mentransfer ilmu yang baik buat kalian sehingga kaian semua bisa menerima ilmu yang aku berikan.
Tapi aku hanya minta sesuatu
Tolong beri aku waktu yang cukup untuk mengarahkan karya2 mu
Tolong atur gaya bicara kalian dan sikap kalian dalam melaksanakan praktikum atau
Tolong bebaskan aku dari masalah kesalahan tentang buruknya pengaturan waktu kalian
Ingat…..Waktu kalian untuk menempuh jenjang pendidikan resmi di sini sangat sedikit, banyak hal yang harus kalian bagi dalam membagi waktu yang bener2 bermanfaat buat kalian
Intinya tolong atur waktu kalian semaksimal mungkin dan sebaik mungkin karena waktu kalian di sangat minim dan tanggung jawab kalian sangat besar,
DANJANGAN BUAT AKU TERUS MENERUS MENGINGATKAN KALIAN UNTUK HAL INI. Walaupun ini adalah kewajibanku, tapi aku berharap ini muncul dari kesadaran kalian sendiri
Aku juga minta tolong
Jangan pernah kalian jatuhkan masalah masalah kepadaku karena kesembroan kalian dalam bertindak dan melakukan hal yang sepatutnya tidak kalian lakukan sebagai pelajar yang terpilih pada sekolah yang kalian banggakan. Hanya karena kalian ingin coba2 dan ingin menjadi keren…( Haaahh)
Terakhir, aku mohon, jangan paksa aku …
UNTUK MEMBERIKAN SEBUAH NILAI HASIL MU, tanpa kau lalui dengan perjuangan dan kerja kerasmu dalam berlatih dan belajar.. karena itu sama dengan menodongkan sebuah belati pada leherku..
Jujur saja aku hanya ingin melihat bersemangat dalam berubah..berubah menjadi lebih baik.